Rileks dan bugar, itulah yang dirasakan tubuh setelah dipijat. Sebagian orang memilih teknik pemijatan ini karena selain nyaman, pemijatan bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai keluhan yang berkaitan dengan otot atau urat. Badan pegal linu dan rasa lelah bisa diminimalkan dengan melalukan proses pemijatan. Bahkan cara tradisional ini dapat membantu meningkatkan kesehatan dan membuat tubuh segar bugar.
Pijat tradisional ala jawa ini tanpa menggunakan alat. Dengan pijitan jari-jemari tangan sang therapis bisa berguna untuk menghilangkan letih, lesu, kurang semangat, stres setelah seharian bekerja karena biasanya itu semua disebabkan karena peredaran darah anda sudah tidak lancar lagi. Pemakaian krim serta minyak aromatherapy yang dioleskan bisa menenangkan dan membuat orang betah berlama-lama melakukan perawatan ini. Gerakannya pun sederhana melalui pijatan ringan di seluruh tubuh yang melenturkan kembali otot-otot yang kaku.
Teknik awal sebelum dilakukan pemijatan adalah teknik traching atau pemanasan selama 30 menit tanpa menggunakan minyak, hal ini dilakukan untuk melemaskan otot-otot yang tegang agar nantinya saat pemijatan tidak terjadi rasa sakit. Setelah pemanasan, pemijatan ala Jawa dapat dilakukan, biasanya lamanya pemijatan berkisar satu jam. Pemijatan ala Jawa ini tidak boleh sembarangngan, pemijatan dimulai dari telapak kaki, jari-jari baru ke semua badan.
Tak hanya melemaskan dan menyembuhkan berbagai keluhan yang berkaitan dengan otot atau urat, tetapi berbagai penyakit bisa sembuh dengan pemijatan.
Pemijatan ala Jawa biasanya ada yang dikombinasi dengan herbal yang dibungkus kain dan selalu dalam keadaan hangat pada tempat dengan suhu tertentu.
Herbal selain memiliki kandungan yang luar biasa tetapi identik dengan menyehatkan, alamiah, tanpa efek samping. Pengobatan herbal sendiri memiliki konsep kembali menggali bahan-bahan alam yang baik dikonsumsi sehari-hari. Herbal terdiri dari berbagai macam rempah-rempah, ramuan ini diracik secara tradisional dan merupakan resep rahasia dari turun temurun. Banyak penyakit yang dapat disembuhkan dengan ramuan herbal ini beberapa di antaranya: darah tinggi, kencing manis, kolesterol dan keputihan.
Khusus untuk wanita pascamelahirkan, pemijatan dengan herbal ini sangat baik mengurangi lemak atau lendir-lendir dalam tubuh dan mengembalikan bentuk tubuh sedangkan pada wanita yang belum melahirkan juga bisa mengencangkan otot-otot.
Di samping pemijatan tradisional dan herbal, ada juga ramuan jamu yang terbuat dari kunyit, jahe merah, kencur dan juga gula merah yang dapat kita minum setelah pemijatan. Jamu ini berguna untuk menghangatkan tubuh dan meringankan badan
Pijat tradisional dengan batu
Bedanya dengan pijat tradisional adalah pada medianya. Kalau proses pemijatan tradisional tanpa bantuan alat, sekarang proses pemijatannya dengan menggunakan sarana batu alam yang efeknya sama seperti pijat dan mandi uap.
Untuk pijat tradisional jenis ini kini sedang populer. Pijat ini menggunakan kekuatan batu alam yang dapat menghantarkan panas ke tubuh. Pijatan ini dapat mengurangi ketegangan otot dan membuat tubuh menjadi relaks. Untuk hasil maksimal, biasanya batu alam yang dipilih pun harus berkualitas yang berwarna hitam dan licin.
Untuk prosesnya dengan pijatan ringan pada tubuh dengan olesan minyak aromatherapy agar tubuh mengadakan penyesuaian. Kemudian batu yang telah dihangatkan ditempelkan ke tulang punggung dengan sedikit penekanan, agar panas terhantar dengan baik. Diamkan selama 15 menit kemudian angkat.
Sumber:http://www.harian-global.com
RSS Feed
Twitter
10.00
Unknown

Posted in
0 komentar:
Posting Komentar