Penerapan terapi lintah kepada pasien relatif sederhana, tidak memerlukan perawatan.khusus. lintah ditempatkan pada titik/area yang dituju sampai dia mengigit dan menghisap darah pasien hingga kenyang. Lintah akan mengigit pasien selama 15 menit – 2jam lebih hingga dia kenyang dan kemudian lepas dengan sendirinya dari pasien. Jumlah lintah yang digunakan untuk terapi tergantung pada ukuran dan respon klinis. Jumlah terbesar dari lintah harus diterapkan ke daerah kongesti vena untuk terapi biasa digunakan mulai dari satu ekor sampai 12 ekor atau lebih disesuaikan dengan jumlah darah yang dikeluarkan. Satu ekor lintah bisa menyedot 5-15 ml darah pasien dan bisa mengeluarkan darah paska gigitan sebanyak 30-50ml.
Prosedur terapi lintah diklinik adalah sebagai berikut
- Kulit pasien harus dibersihkan secara menyeluruh dengan sabun dan air, dan kemudian dibilas dengan air suling, air non-diklorinasi.
- Sebuah penghalang kain kasa diletakan disekitar lokasi poin penempatan lintah, dimaksudkan untuk membantu dan mencegah lintah dari berkeliaran dari point yang diinginkan.
- Lintah dapat dibawa ke point tersebut dengan tangan, atau dapat ditempatkan dalam plastik 5 cc jarum suntik (plunger ) dan kemudian diterapkan ke titik/ luka dimaksud, tunggu beberapa saat sampai lintah terpasang/mengigit.
- Jika lintah enggan untuk menggigit, mungkin perlu untuk menarik perhatian lintah dengan tetesan darah kecil, yang diambil dari situs luka atau dengan tusukan jarum.
- Setelah lintah terpasang, akan tetap aman di tempat sampai penuh buncit, Kasa dapat dilepas dan digunakan di tempat lain tanpa mengganggu lintah,
- Lintah yang telah mengigit sebaiknya diperiksa terus menerus untuk memastikan bahwa lintah belum bergerak.
- lintah akan melepaskan pasien ketika sudah selesai.
- Bekas gigitan lintah sebaiknya ditutup dengan kapas untuk mencegah darah berceceran atau terkena baju pasien
- Hirudin : Menghambat pembekuan darah dengan mengikat thrombin
- Calin: Menghambat pembekuan darah dengan menghalangi pengikatan faktor von Willebrand untuk kolagen. Menghambat-mediated platelet agregasi kolagen
- Destabilase: Monomerizing kegiatan. Larut fibrin. Efek trombolitik
- Hirustasin: Menghambat kallikrein, tripsin, chymotrypsin, G cathepsin neutropholic
- Bdellins: Anti-inflamasi. Menghambat tripsin, plasmin, acrosin
- Hialuronidase: Meningkatkan viskositas interstisial. Antibiotika
- Tryptase inhibitor: Menghambat proteolitik enzim dari sel mast inang
- Eglins Anti-inflamasi. Menghambat aktivitas alfa-chymotrypsin, chymase, substilisin, elastase, cathepsin G
- Faktor Xa inhibitor: Menghambat aktivitas faktor xa koagulasi dengan membentuk kompleks equimolar
- Carboxypeptidase A inhibitor: Meningkatkan aliran darah di lokasi gigitan
- Histaminelike zat: Vasodilator. Meningkatkan aliran darah di lokasi gigitan 12.Anestesi subsctance: Obat bius
Lintah dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit sebagai berikut:
1. Kardiovaskular , termasuk hipertensi esensial dan penyakit iskemia, jantung koroner dll2. Bronkitis kronis, pneumonia, asma bronkial;
3. Penyakit Saluran pencernaan (hepatitis, kolesistitis, pankreatitis, ulkus lambung);
4. Penyakit THT;
5. Paradontosis dan penyakit gigi lainnya
6. Penyakit urologis
7. Kemandulan laki-laki
8. Penyakit kulit (neurodermatitis, psoriasis, eksim, herpes)
9. Ginekologi gangguan (proses commissural di panggul kecil, kemandulan perempuan, Adnexitis kronis, parametritis, endometriosis, fibromastopathy)
10. Penyakit sistemik (artritis rematik, lupus eritematosus sistemik, skleroderma)
11. Osteochondrosis dan radiculitis
12. Penyakit Mata, termasuk glaucoma dan katarak
13. kanker dan lain-lain.
Dan untuk tujuan estetika lintah bisa dimanfaatkan untuk
1. Menghilangkan dan mencegah jerawat
2. Mengencangkan payudara
3. Mengobati keputihan4. Menghilangkan varises
5.Mencegah kerontokan rambut/mengatasi kebotakan
6. Mencegah/mengurangi keriput diwajah
7. Menghilangkan kantong mata
Keselamatan Dan Efek Samping :
Terapi lintah jarang pernah menyebabkan komplikasi serius. Rasa sakit lokal dan gatal setelah pengobatan adalah efek samping biasa. Sebaiknya Sebelum pengobatan, pasien harus diedukasi dan diberi tentang efek samping yang relevan dan beberapa pengertian dibawah ini;
1. Lokasi sakit selama perawatan
2. Gatal
3. Kehilangan darah
4. Hipotensi dan serangan vasovagal
5. Gangguan luka penyembuhan, infeksi dam alergi
6. Keracuanan darah
7. Penularan penyakit inveksi
LINTAH sebagai OBAT sangat aman digunakan jika dalam praktek klinis hanya menggunakan lintah sekali pakai dan dilakukan oleh terapist yang sudah ahli .
Sumber : http://pusatterapilintahbekasi.blogspot.com/
RSS Feed
Twitter
12.45
Unknown
Posted in
0 komentar:
Posting Komentar